Tutorial Application Cutting Tools

15/02/2018

Macam Macam Proses Cutting tools untuk Machining

1. Drilling
Suatu process pembuatan lubang dengan bantuan mata bor/drill (menggunakan mesin Milling, mesin bor/drill dan mesin bor tangan).

Dari bentuk shank mata bor dibagi menjadi:
Straight Shank Drill (Gagang Lurus), size max 20 mm dicekam dengan drill chuck

Morse Taper Shank (Gagang Tirus), Size Min 20 mm dicekam dengan arbor/spindel type MT

Jenis-jenis Drill

a. Countersink: Pembuatan kemiringan/Champering (45º atau 60º). Ini dikukan pada peroses pengetapan pada sudut permukaan, lubang akan dibentuk miring sehingga mendapatkan bentuk yang rapi dan sesuai dengan pemasangan

b. Counter bore
Proses ini hampir sama dengan proses countersink, hanya beda sudut chamfering nya (90º).

c) Step drill merupakan kombinasi antara drill/mata bor dengan counter bore dan countersink, sekali proses drilling maka sudut champering langsung terbentuk.

d) Centre Drill merupakan proses pengeboran yang digunakan untuk membuat lobang dalam ukuran kecil, sebagai proses awal untuk selanjutnya dilakukan pengeboran normal. Ini dilakukan supaya dimensi yang diharapkan dapat tercapi dengan baik (High precision)

2. Reamering

Proses finishing dari drilling untuk menghaluskan permukaan untuk bushing pin, bushing as, poros, blok mesin dan lain-lain untuk mendapatkan toleransi dari permukaan lubang. Secara umum dibagi dua:

  1. Hand Reamer: Preses yang dilakukan dengan bantuan tangan dan Tap Wrench (Kunci Tap)
  2. Machine reamer: Proses yang dilakukan dengan mrnggunakan mesin bubut, milling, drilling dll

Bentuk flute:

  1. Lurus: Biasa digunakan untuk hard material
  2. Miring: Kemiringan 4º ~ 5º dipakai untuk medium material
  3. Helix: Kemiringan 45º bisa dipakai untuk soft material

3. Tapping

Proses pembuatan ulir, baik ulir dalam dan ulir luar benda kerja. Untuk penguliran dalam disebut TAP, sedangkan pembuatan ulir luar disebut SNEY. Tap terdiri dari 2 jenis: Hand Tap dan Mesin Tap. Baik Tap maupun Sney mempunyai standard ukuran:
Metric : Metric Fine and Metric Coarse
BSW : British Standard Withworth
BSF : British Standard Fine
BSP : British Standard Pipe
NPT : National Pipe Threading

Contoh
M6x1
Diameter luar adalah 6 mm, sedangkan jarak antar ulir gang/Pitch adalah 1 mm
M10x1,5
Diameter luar adalah 10 mm, sedangkan jarak antar ulir gang/Pitch adalah 1,5 mm
½ x18 TPI
Diameter luar adalah ½ Inchi, sedangkan jumlah ulir ialah 18 TPI (18 Tread Per Inchi)

Hand TAP
Hand Tap dalam 1 Set berjumlah 2 atau 3 pcs, alur lurus. Sedangkan Mesin Tap bentuk dimensi ada dua yaitu:

  1. Straight Flute/alur lurus untuk taping tembus
  2. Spiral Flute/alur melingkar untuk taping tidak tembus

 

4. Milling

Suatu proses pembuatan bentuk/alur permukaan pada suatu benda kerja, baik benda kerja material metal/besi maupun non besi (Kuningan, Aluminium dll). Proses ini dilakukan dengan alat yang disubut End Mill.
Bahan dasar End Mill dibagi menjadi 2 yaitu:

  1. HSS (High Speed Steel)
  2. PM (Powder Metallurgi/Carbide)

Ditinjau dari fungsi Endmill diantaranya:
Dilihat dari bentuk

  1. Fungsi flute
  2. Process milling

Formula
Untuk menentukan putaran dan kecepatan Endmill ada beberapa rumus :
Vc (Cutting Speed) =𝜋.𝑫.n
1000
Vc : Cutting Speed
D : Diameter endmill (mm)
N : Putaran

Untuk menentukan kecepatan jalannya Endmill di benda kerja :
Vz =𝒇.𝒏. 𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒇𝒍𝒖𝒕𝒆
Vz : Table feet (kecepatan meja mesin saat machining)
f : Dari table (korelasi dengan jenis benda kerja)
n : Putaran

Collant System
Sebagian cutting tool mempunyai hole untuk flow water/oil cooling, biasanya untuk cuting tools pengerjaan material yang keras (steel, lnox, steel hardening dll), maka pada prinsipnya sistem cutting tools berikut dibagi menjadi dua:

  1. Coolant hole
  2. Solid (no coolant hole)

 

Video Tutorial:

 

Share this post

Facebook
Pinterest
Twitter
WhatsApp

More from the category